Suatu hari di istana yang megah. Nona Mandela terisak di depan cermin ajaib miliknya.
"Mirror-mirror on the wall. Hikkss...hikkkss...Aku sudah berusaha mendekati pangeran, tapi sepertinya dia tidak tertarik padaku. Katakan padaku, siapa yang lebih cantik dan pantas mendampingi Pangeran. Aku, atau Snow White ?" ujarnya putus asa.
"Mmmmmmm...wait..wait...ehm..." cermin berpikir keras.
"Katakan dengan jujur! Hu...hu..."ujar Nona Mandela tak sabar.
Cermin sedikit gugup, "Ba..ba..baiklah Nona....maaf...sepertinya Snow White yang lebih pantas...."
Mata Nona Mandela membelalak. Mukanya memerah. "APAAAAAA?!! APA KATAMU ????!!! Kenapa dia ??? Kenapa bukan aku !! Kurang apa diriku?? Aku cantik, baik, suka berbagi, dan ......."
"Pencitraan??" ujar cermin dengan lugu.
"HAAAAHHHH !! Diaaaaaammmmm ! Kamu seharusnya bantu aku cari solusi !! Bukan komen!!" hardik Nona. Ia lantas mengamuk, membanting isi istana, serta memukul-mukul Cermin.
Cermin hanya bisa pasrah, "Ya elah...gw kan cuman cermin bukan Tuhan!" ujarnya dalam hati.
"Baiklah Nona. Jangan marah-marah terus. Sebetulnya aku ada ide" ujar cermin tiba-tiba.
"APA ?? APA?? APA??" Nona penasaran
Lalu Cermin berkata : "Begini, kalau Nona tidak berhasil mendekati Pangeran, dekatilah ayahnya".
"Mmmm...maksudmu?" tanya Nona
"Ayah Pangeran sedang sakit. Jenguklah dia, bawakan buah-buahan dan makanan yang sehat" , ujar Cermin menjelaskan.
"Mmmm..apa ya ? Pizza???" tanya Nona lagi.
"Jiaaaahhhh! Gubraaak! Jangaan. Nona, bawakan dia madu yang sehat. Kalau ayahnya sembuh, Pangeran akan terhutang budi dengan Nona" ujar Cermin sedikit kesal.
"Aahh, iya iya betul." Nona tersenyum.
Segera Nona mengambil HP nya, langsung membuka aplikasi e-commerce dan tanpa ragu-ragu segeralah iya memesan madu seharga ......seratus ribu ...
Cermin yang dari tadi mengintip berkata : "Ta..tapi Nona, Anda tidak baca dulu ? Bukankah itu terlalu murah untuk harga satu botol madu?"
"Ah! Sudahlah! Yang penting ada label halal. Lagian apa bedanya sih ? Sama-sama keluar dari bok*ng lebah! Ini aku sudah beli, dan besok barangnya datang!" ujar Nona kegirangan.
Tibalah saatnya Nona menjenguk ayah Pangeran. Disaat yang bersamaan ternyata Snow White juga menjenguk.
Sang Ayah yang bijaksana menyambut hangat kedatangan kedua wanita ini.
"Ayahanda, semoga lekas sembuh. Ini aku bawakan sebotol madu untukmu." kata Nona.
"Snow White! Kamu tidak membawa apapun untuk kesembuhan ayah ? Ck..ck..ck...!" Nona Mandela mencibir.
Snow White tertunduk malu dan sedih, "Maaf ayah, rencananya aku juga akan membelikan madu untuk ayah. Namun aku tidak punya uang. Karena harga satu botol madu tujuh ratus ribu"
"Ah Bohong ! Cuma alasan itu ! Aku beli jauh lebih murah kok. Snow White memang pelit dan tidak perhatian!" Nona Mandela berusaha menjatuhkan Snow White.
Ayah Pangeran memperhatikan botol madu dari Nona ditangannya. Sejenak ia mengerenyitkan dahinya. Lalu ia tersenyum, "Snow White, aku mengerti kamu tidak punya uang sebanyak itu. Tapi kenapa kamu harus berpikir konsumtif? Membudgetkan uang banyak hanya untuk sebotol madu? Coba Jelaskan".
"Begini Ayah. Semua orang sudah tau khasiat madu untuk kesehatan. Namun tidak semua orang mengetahui mana madu yang murni atau yang mengandung banyak gula. Karena kalau banyak gula, alih-alih menyehatkan , justru malah bisa membahayakan. Diabetes, stroke, penyumbatan pembuluh darah, salah satunya disebabkan oleh kadar gula yang berlebihan. Seharusnya produk madu disertifikasi terlebih dahulu, dengan cara UJI LAB YANG BERSATANDAR SNI. Rasa-rasanya tidak masuk akal, madu 250 gram yang betul-betul murni, tapi seharga 2 gelas kopi. Sebetulnya madu murni tidak perlu dikonsumsi banyak-banyak. Cukup 2 atau 3 sendok makan dalam sehari, sudah akan terlihat khasiatnya. Jadi bisa cukup untuk 2 bulan. Demikian penjelasan saya Ayah" ujar Snow White.
"Baiklah. Ternyata kamu memang pantas mendampingi Pangeran, anakku. Sejujurnya, Aku lebih memilih menantu yang C E R D A S ketimbang yang irit. Terimakasih Snow White atas penjelasanmu. It's okay, kamu tidak membawakan buah tangan untukku. Tapi, bolehkan ku tau, dimanakah aku bisa mendapatkan madu tersebut ?" tanya Ayah Pangeran.
Snow White sedikit ragu, "Sebetulnya..ini rahasia keluargaku... tapi......baiklah...."
Akhirnya Pangeran menikah dengan Putri Snow White, dan mereka hidup bahagia selamanya....
-the end-
👇
PIC : Farid (00021)
Penulis : Maya
Catatan Penulis : CIEEEEEEE YANG ABIS BACA IKLAAN
PEACEE Semoga Berkah
